Saturday, December 31, 2016

Selamat Datang 2017!

Hari ini tepat tanggal 31 Desember. Biasanya hari gini saya masih masuk kantor. Berhubung hari terakhir di tahun 2016 jatuh di hari Sabtu --dan memang dari kemarin saya sudah ngambil day off-- jadi here i am.

Hmm, 2016 jadi taun yang baik bagi saya. Up and down kehidupan kayanya sudah ga terlalu berasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Kekhawatiran akan segala sesuatu juga jauh berkurang. Bukan berarti hidup saya sempurna banget. Ga juga.

Saya hanya merasa terlalu culas jika menghitung apa-apa yang ga pernah saya dapatkan, sementara banyak hal yang Allah kasih buat saya di tahun ini. Saya menyadari, tahun ini saya lebih banyak menerima.

Menerima banyak berkah
Berkah usia. Panjang umur. Sampai di usia 30 ini. Berkah sehat. Meski tiga bulan lalu sempat di diagnosa suatu penyakit, alhamdulillahnya masih bisa beraktivitas seperti biasa. Berkah hidup. Ga kurang, ga lebih, hanya cukup. Berkah nafas. Ga sesak. Bisa makan kenyang. Berkah melihat dunia. Lihat matahari terbit dan tenggelam. Cerahnya pantai.

Menerima banyak rejeki
Tahun ini saya bisa memiliki dua kendaraan. Yang pertama anggaplah reward hasil kerja keras saya selama lima tahun belakangan. Dan kedua anggaplah reward untuk diri sendiri dan keluarga. Rejeki duniawi yang saya yakini ga akan saya bawa mati. Hanya berharap bisa mempermudah bagi yang menggunakan dan merasakan, hingga membawa rejeki untuk yang lainnya nanti.

Menerima banyak doa
Doa panjang usia. Panjang jodoh. Banyak rejeki. Diberkahi. Dilancarkan segala urusan. Doa terbaik yang insya allah datang dari hati yang tulus. Semuanya saya amini. Berharap doa yang sama datang pada mereka yang mendoakan.

Menerima banyak kasih sayang
Tambah keluarga baru. Adik baru. Saudara yang meski ga sedarah tapi saling bahu membahu. Teman lama yang masih terhubung walaupun hanya satu-satu. Kasih ibu, yang ga kenal waktu. Meski seringkali saya kewalahan dengan rentetan pertanyaan beliau.

Menerima banyak ajakan jalan-jalan
Bali. Singapore. Pahawang. Yogyakarta. Keliling Bandung. Keliling Jakarta. Jalan-jalan terencana maupun ga terkira. Meski ada yang sambil kerja. Pasokan jiwa harus tetap terisi sementara. Mau tau kenapa? Biar ga gila!

Menerima banyak pekerjaan
Dalam makna sebenarnya. I mean, kerjaan di kantor lagi banyak-banyaknya. Digital things lagi jadi ratu tahun ini. Efeknya ya PR saya juga makin banyak. Meskipun mulut selalu mengeluh, tapi saya bersyukur masih ada yang dikerjakan. Karena artinya saya masih dipercaya. Ga bengong kaya sapi ompong.

Banyak menerima bikin saya mikir. Duh, memang saya sebaik itu apa sampai dikasih segitu banyaknya.

Tapi saya percaya, kemudahan ga begitu saja datang tanpa kesulitan. Apa-apa yang kamu terima hingga detik ini, mungkin saja akumulasi daripada kerja keras, doa, dan pengharapan kamu dan orang-orang terdekatmu selama setahun kebelakang.

Dan terima kasih untuk kamu. Yang mendorong saya dari belakang. Yang mendoakan saya secara diam-diam. Yang tetap bersama meski kamu tau badai bisa kapan saja menghadang. Harapan saya, semoga tahun depan bisa lebih banyak memberi. Itu saja.

Jadi, apa yang sudah kamu terima setahun belakangan ini? Share di kolom komentar ya.

No comments:

Post a Comment