Tuesday, January 6, 2015

23:58

Seratus dua puluh detik menuju pukul dua belas dini hari.

Apa yang kamu lakukan di tengah malam butut gini? Baru pulang? Baca novel? Whatsapp-an? Guling-guling teu puguh? Atau nulis blog kaya saya?

Apapun yang kamu lakukan, pada akhirnya kita menuju hal yang sama. Menuju pagi.

Kapan terakhir kali kamu melepas rindu pada matahari pagi, yang muncul tepat setelah malam menyerahkan diri?

Saya sekitar 8 bulan lalu. Matahari pagi yang sengaja saya tunggu di tengah pertambahan usia.

Warnanya keemasan. Cantik. Pagi di Punthuk Setumbu.




No comments:

Post a Comment