Wednesday, December 18, 2013

Jeda

Postingan di blogspot bisa di private kaya di wordpress ga sih?
Yaaa keleeeussss, kalo mau private nulis di buku diary aja, Chie. Terus buku diary nya di gembok pake kunci. Terus kuncinya di flush di toilet. Cuusss!!
Mungkin gitu pendapat remaja masa kini mendengar pertanyaan saya.

***

Eniwei, seringkali keinginan menulis blog begitu menggebu ketika saya lagi emosi. Ketika otak penuh tapi saya ga bisa semena-mena ngucap sesuatu pake mulut. Ketika hati panas tapi saya ga bisa semena-mena ngelempar seseorang pake pacul.

Saat itu, menulis adalah terapinya. Menulis memberikan saya jeda. Tombol spasi, backspace, enter, dan delete memberi saya ruang lebih banyak. Ruang untuk mengingat. Ruang untuk menghela. Ruang untuk menata ulang luapan emosi. Ruang untuk lebih menerima. Ruang untuk lebih mensyukuri.

Pada akhirnya, apa yang saya tulis di blog ga se-emosional apa yang ada di kepala saat itu sih. Kembali lagi, pilihan ada ditangan saya. Apakah emosi akan mempengaruhi tulisan ini. Atau tulisan ini yang akan mempengaruhi emosi orang lain.

No comments:

Post a Comment