Tuesday, April 28, 2009

Kelabu


awan kini tak seputih dahulu
kian lama kian membiru
ataukah itu abu abu
ah.. aku bahkan tidak tau

bisakah aku melewati semua itu?

13 comments:

  1. Kadang awan memang berubah jadi tak seputih dulu.
    Jadi membiru atau memang ya, dia berubah jadi abu-abu.
    Dan aku akan membiarkanmu berkata tidak tahu.
    Lalu bertanya apakah bisa melewati semua itu.

    Mungkin kamu sedang tidak ingat.
    Mungkin kamu sedang lupa.
    Atau mungkin memang tak teringatkan.
    Kalau sekarang ada aku.

    Mmm..
    Jalanmu sekarang adalah jalanku dulu.
    Dan dulu aku bisa melewatinya meski belum ada kamu.
    Tak akan ada membandingkan.
    Hanya ingin mengingatkan kalau kita masih berpegangan tangan, bahkan berpelukan.
    Dan seorang aku tak akan membiarkan kamu melangkah sendirian.

    Ini adalah prosesmu..
    Kamu sadar itu, ya aku tahu.
    Rasakan dengan hati.
    Cerna sebagai sebuah seni.
    Ya ya aku ingat kalau aku sudah mengatakannya berkali.

    Apa saja, katakan padaku.
    Takut?
    Bingung?
    Meragu?
    Gelisah?
    Gundah?

    Mungkin kamu sedang tidak ingat.
    Mungkin kamu sedang lupa.
    Atau mungkin memang tak teringatkan.
    Kalau sekarang ada aku.

    Ini tanganku, mana tanganmu?
    Ini pelukanku, mana pelukanmu?
    Awan kelabupun dapat berubah terang jadi langit biru.
    Kalau kamu mau.
    Kalau kamu bukan berpikir dan melihat tentang Awan Kelabu, tapi tentang Langit Biru..

    ReplyDelete
  2. aku melihat langit biru
    begitu syahdu
    sampai kadang aku merasa malu
    karena biru begitu indah bagiku
    walau kadang berganti kelabu

    bukan aku tak mau menggenggam erat tanganmu
    bukan juga tak ingin memelukmu
    aku hanya ingin merasa sendu
    tak bolehkah begitu?

    seperti katamu
    ini prosesku
    ini seni dalam hidupku

    aku ingat
    aku bahkan ingat apa yang belum kamu katakan padaku
    mengapa bisa begitu?
    kali ini aku benar benar tidak tau
    maukah kamu mencari jawabannya untukku?

    ReplyDelete
  3. Tahu, tidak tahu, tahu, tidak tahu.
    Seperti aku yang kini membisu.

    Genggaman erat dan pelukan, aku anggap itu sebagai pilihan.
    Memilih untuk memeluk dan menggenggam atau memilih hanya diam.
    Kemudian ketika ada genggaman erat dan pelukan, tidak apa jika dirasakan sambil hanya berdiam.

    Hanya ingin merasa sendu.
    Sendumu senduku.
    Sendu sambil ingin memeluk dan menggenggam erat tanganmu, bolehkah begitu? bisakah seperti itu?

    Jawaban untukmu?
    Jawaban dari aku untukmu?
    Mungkin takut
    Mungkin bingung
    Mungkin meragu
    Mungkin gelisah
    Mungkin gundah
    Mungkin karena proses
    Di atas semua rasa itu,
    Tak pernah berhenti kamu, aku tahu.

    Jawab, tak menjawab, tak ada jawaban, tak tahu jawaban.

    Selalu ada waktu untuk sendu.
    Sendu, silahkan sendu sekarang milikmu.

    Aku disini.
    Kadang duduk, kadang berdiri.
    Tak peduli waktu.
    Aku tetap disini.
    Menunggu.
    Seandainya kamu butuh aku.

    ReplyDelete
  4. gw pengen ber-puitis ria seperti kalian..

    tapi...



    gw ga bisa wkekekke..^0^

    ReplyDelete
  5. hahaha..bener chi..
    gw tidak bisa berpuitis-puitis ria kaya gitu.,apalagi dalam kasi comment..

    awannya lucu ya..

    ReplyDelete
  6. Emang itu puitis apa y... ??? engga da ah kayaknya mahh.. Puitis itu dek..?

    ReplyDelete
  7. malah menikmati komen2 disini dhn bhs yg puitis..hihihi..
    keren.

    salam kenal ya..i follow u yah
    ^_^

    ReplyDelete
  8. @beyit: hihihi.. pastii bisaaa!! *ky iklan apa y*

    @presyl: :) lucunya ky daku ga syl? hihihi

    @mba e: umm.. entahlahh.. bukan c kayanya yah.. kan itu ky ngomong byasa.. iya bukan?

    @vidy: makasii.. :)

    @sehelaidaun: salam kenal jugaaa.. :)

    ReplyDelete
  9. Umm.. ga berniat jd mo puitis ya klo emang (seperti) puitis ya ndak pa pa jg siy.. ;) Yg pentingkan pesennya nyampe hihihihi :p

    ReplyDelete
  10. bisaa kita bisaa.
    bersama-sama kita bisa.. *lho? kok jadi kayak iklan politik?

    btw. salam kenal mbak. blognya adem! :D

    ReplyDelete
  11. fotonya menggambarkan postinganmu sekali chi! :)

    nice

    ReplyDelete
  12. @dhini: hehe, masa c? Thx yaa dhiniii..

    ReplyDelete